Tuesday, May 24, 2011

Selalu Bersyukur karena Kasih Sayang Tuhan

  • Kita tidak dapat menghentikan atau dengan suatu cara dan upaya untuk mengecilkan aliran Kasih Sayang Tuhan kepada kita, karena tidak peduli apapun yang kita lakukan, kita tidak dapat membuat Tuhan berhenti mengasihi dan menyayangi kita.
  • Tidak ada apa pun yang dapat menyingkirkan kita dari posisi untuk selalu dikasihi dan disayangi Tuhan.
  • Tidak ada yang dapat mengubah perasaan Tuhan kepada kita.
  • Tidak ada yang dapat mengubah kenyataan bahwa Tuhan akan terus mengasihi dan menyayangi kita, tidak peduli apa yang sudah pernah kita lakukan atau katakan, baik benar maupun salah, karena dimata Sang Pencipta, semua ciptaanNya adalah baik apa adanya.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan akan menyembuhkan diri kita dari dalam (self healing).
  • Kasih Sayang Tuhan akan selau membangun rasa percaya diri seseorang dan menenangkan jiwa dan pikiran, serta akan menyembuhkan emosi yang terluka dalam keadaan apapun.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan membuat kita merasakan diri kita sangat bernilai, berharga dan mulia karena Kasih Sayang Tuhan itu sangat bernilai, berharga dan mulia.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan membuat kita menghargai diri kita sendiri maupun sesama, karena memang Kasih Sayang Tuhan itu lemah, lembut dan indah apa adanya.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan akan memotivasi kita untuk mendisplin diri kita sendiri terhadap keadaan apapun.
  • Bersedia dan mau menerima Kasih Sayang Tuhan memberikan diri kita kapasitas untuk mempersembahkan kasih-Nya untuk mengasihi diri kita sendiri, dan mengasihi sesama kita maupun Tuhan.
  • Kita tidak hanya dipilih oleh Tuhan, tetapi kita sudah dan selalu dikasihi dan disayangi oleh Tuhan secara kekal, lembut, tidak bersyarat, dan tidak terbatas dalam keadaan apapun.
  • Tidak ada berkat yang lebih besar lagi, tidak ada jaminan yang lebih besar lagi didunia maupun akhirat selain Kasih Sayang Tuhan!

1. Apakah kita sudah mengetahui tujuan hidup kita saat ini? Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita.

2. Apakah kita sudah tahu mengapa hal-hal tertentu sedang terjadi pada kita hari ini? Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita

3. Apakah kita sudah mengetahui sumber kekacauaan di balik situasi dan kondisi tertentu? Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita.

4. Apakah kita sudah mengetahui mengapa kita selalu merasa tertekan, susah, atau khawatir hal-hal mengenai saat ini, ataupun terhadap sesuatu yang sudah terjadi pada masa lalu, maupun hal yang akan terjadi pada masa depan?  Jika masih belum , Mintalah kepada Tuhan untuk memberikan penerangan pada pengertian kita, hati kita serta hati nurani kita.


Tuhan ingin agar kita mengenal Dia (Sumber sejati segala sesuatu) sehinga kita dapat mengetahui bagaimana mengatasi setiap situasi, keadaan, pelajaran dalam hidup kita.


Tuhan telah memilih untuk menyingkapkan kepada kita (orang yang mau percaya dan membuka hati) apa yang tidak dapat diketahui oleh orang-orang yang tidak percaya dan apa yang nabi-nabi zaman dahulu dan malaikat yang dahulu tidak diizinkan untuk mengetahuinya,
maka sekarang ini dibukalah rahasia alam semesta bagi mereka orang yang  percaya Tuhan dengan sepenuh hati dan diri, yang bisa mengutamakan Tuhan dan KasihNya, agar mereka bisa semakin membuka hati, menggunakan hati dan hati nurani, semakin percaya dan bersyukur bahwa
hanya Tuhan satu-satunya tujuan hidup kita,
hanya Tuhanlah sumber kekuatan hidup kita,
hanya Tuhanlah sumber kasih yang ingin selalu mengasihi kita,
hanya Tuhanlah sumber segalanya yang bisa kita andalkan.


1 Petrus 1:12 "God revealed to the prophets that the things they had spoken were not for their own benefit but for yours. What the prophets had spoken, the Holy Spirit, who was sent from heaven, has now made known to you by those who spread the Good News among you. These are things that even the angels want to look into."

Friday, November 12, 2010

Reinkarnasi yang tercatat dalam Alkitab

Reinkarnasi adalah proses kelahiran kembali, dimana dipercaya seseorang yang meninggal itu hanya jasadnya dan bukan ruhnya. Ruh orang tersebut akan menitis kembali ke jasad baru untuk melanjutkan perjalanan hidupnya.

Inkarnasi adalah pembuahan dan kelahiran makhluk yang merupakan manifestasi dari suatu tuhan/dewa, atau kekuatan yang imaterial.

Berikut ini adalah kutipan ayat-ayat dan kitab yang tertulis dalam Alkitab mengenai Reinkarnasi ataupun Lahir baru/Lahir kembali, tetapi tidak diakui dalam Ajaran Kristen.

Incarnation

Firman mengenai konsep reinkarnasi tercantum jelas di Alkitab, seperti misalnya di

Kejadian 6:3
Berfirmanlah TUHAN: “Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja.”

Kemudian di kitab Yehezkiel 37:1-14:

37:1    Lalu kekuasaan TUHAN meliputi aku dan Ia membawa aku ke luar dengan perantaraan Roh-Nya dan menempatkan aku di tengah-tengah lembah, dan lembah ini penuh dengan tulang-tulang.
37:2    Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
37:3    Lalu Ia berfirman kepadaku: "Hai anak manusia, dapatkah tulang-tulang ini dihidupkan kembali?" Aku menjawab: "Ya Tuhan ALLAH, Engkaulah yang mengetahui!"
37:4    Lalu firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah mengenai tulang-tulang ini dan katakanlah kepadanya: Hai tulang-tulang yang kering, dengarlah firman TUHAN!
37:5    Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada tulang-tulang ini: Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.
37:6    Aku akan memberi urat-urat padamu dan menumbuhkan daging padamu, Aku akan menutupi kamu dengan kulit dan memberikan kamu nafas hidup, supaya kamu hidup kembali. Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."
37:7    Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan kepadaku; dan segera sesudah aku bernubuat, kedengaranlah suara, sungguh, suatu suara berderak-derak, dan tulang-tulang itu bertemu satu sama lain.
37:8    Sedang aku mengamat-amatinya, lihat, urat-urat ada dan daging tumbuh padanya, kemudian kulit menutupinya, tetapi mereka belum bernafas.
37:9    Maka firman-Nya kepadaku: "Bernubuatlah kepada nafas hidup itu, bernubuatlah, hai anak manusia, dan katakanlah kepada nafas hidup itu: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Hai nafas hidup, datanglah dari keempat penjuru angin, dan berembuslah ke dalam orang-orang yang terbunuh ini, supaya mereka hidup kembali."
37:10    Lalu aku bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.
37:11    Firman-Nya kepadaku: "Hai anak manusia, tulang-tulang ini adalah seluruh kaum Israel. Sungguh, mereka sendiri mengatakan: Tulang-tulang kami sudah menjadi kering, dan pengharapan kami sudah lenyap, kami sudah hilang.
37:12    Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel.
37:13    Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya.
37:14    Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN."


Kemudian di kitab Yehezkiel 36:26-27
36:26    Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
36:27    Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Yesus sendiri menjadi saksi adanya konsep kelahiran kembali (Reinkarnasi) seperti yang tercantum di :

Yohanes 3:1-12
3:1    Adalah seorang Farisi yang bernama Nikodemus, seorang pemimpin agama Yahudi.
3:2    Ia datang pada waktu malam kepada Yesus dan berkata: "Rabi, kami tahu, bahwa Engkau datang sebagai guru yang diutus Allah; sebab tidak ada seorangpun yang dapat mengadakan tanda-tanda yang Engkau adakan itu, jika Allah tidak menyertainya."
3:3    Yesus menjawab, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan kembali, ia tidak dapat melihat Kerajaan Allah."
3:4    Kata Nikodemus kepada-Nya: "Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?"
3:5    Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.
3:6    Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.
3:7    Janganlah engkau heran, karena Aku berkata kepadamu: Kamu harus dilahirkan kembali.
3:8    Angin bertiup ke mana ia mau, dan engkau mendengar bunyinya, tetapi engkau tidak tahu dari mana ia datang atau ke mana ia pergi. Demikianlah halnya dengan tiap-tiap orang yang lahir dari Roh."
3:9    Nikodemus menjawab, katanya: "Bagaimanakah mungkin hal itu terjadi?"
3:10    Jawab Yesus: "Engkau adalah pengajar Israel, dan engkau tidak mengerti hal-hal itu?
3:11    Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kami berkata-kata tentang apa yang kami ketahui dan kami bersaksi tentang apa yang kami lihat, tetapi kamu tidak menerima kesaksian kami.
3:12    Kamu tidak percaya, waktu Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal duniawi, bagaimana kamu akan percaya, kalau Aku berkata-kata dengan kamu tentang hal-hal sorgawi?

fersh dandelion seeds flying on blue sky and warm spring sunlight
Kemudian di 1 Korintus 15:32-40, 15:42-46, 15:50-54 pun menyatakan sebagai berikut:

15:31    Saudara-saudara, tiap-tiap hari aku berhadapan dengan maut. Demi kebanggaanku akan kamu dalam Kristus Yesus, Tuhan kita, aku katakan, bahwa hal ini benar.
15:32    Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati".
15:35    Tetapi mungkin ada orang yang bertanya: "Bagaimanakah orang mati dibangkitkan? Dan dengan tubuh apakah mereka akan datang kembali?"
15:36    Hai orang bodoh! Apa yang engkau sendiri taburkan, tidak akan tumbuh dan hidup, kalau ia tidak mati dahulu.
15:37    Dan yang engkau taburkan bukanlah tubuh tanaman yang akan tumbuh, tetapi biji yang tidak berkulit, umpamanya biji gandum atau biji lain.
15:38    Tetapi Allah memberikan kepadanya suatu tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya: Ia memberikan kepada tiap-tiap biji tubuhnya sendiri.
15:39    Bukan semua daging sama: daging manusia lain dari pada daging binatang, lain dari pada daging burung, lain dari pada daging ikan.
15:40    Ada tubuh sorgawi dan ada tubuh duniawi, tetapi kemuliaan tubuh sorgawi lain dari pada kemuliaan tubuh duniawi.

Proses Spiritual dan perubahan dari manusia yang duniawi ke manusia yang lebih rohaniah , dalam arti sebuah perjalanan spiritual hidup dan mati untuk membentuk kesempurnaan.

15:42    Demikianlah pula halnya dengan kebangkitan orang mati. Ditaburkan dalam kebinasaan, dibangkitkan dalam ketidakbinasaan.
15:43    Ditaburkan dalam kehinaan, dibangkitkan dalam kemuliaan. Ditaburkan dalam kelemahan, dibangkitkan dalam kekuatan.
15:44    Yang ditaburkan adalah tubuh alamiah, yang dibangkitkan adalah tubuh rohaniah. Jika ada tubuh alamiah, maka ada pula tubuh rohaniah.
15:45    Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
15:46    Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.

Roh kita tidak akan binasa, tetapi tubuh ini akan binasa, sehingga ada pernyataan mengenai sesuatu yang abadi yaitu Roh. Hanya Roh lah yang bisa kembali kepada Tuhan seutuhnya. Roh kekal adanya dan dapat dilahirkan kembali dengan daging baru.

15:50    Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.
15:51    Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52    dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.
15:53    Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.
15:54    Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan.


Roma 7:4-6 Juga menyatakan bawah kita dalam keadaan baru menurut Roh, keadaan baru ini bisa dalam banyak hal tergantung interpretasi masing-masing.

7:4 Sebab itu, saudara-saudaraku, kamu juga telah mati bagi hukum Taurat oleh tubuh Kristus, supaya kamu menjadi milik orang lain, yaitu milik Dia, yang telah dibangkitkan dari antara orang mati, agar kita berbuah bagi Allah.
7:5 Sebab waktu kita masih hidup di dalam daging, hawa nafsu dosa, yang dirangsang oleh hukum Taurat, bekerja dalam anggota-anggota tubuh kita, agar kita berbuah bagi maut.
7:6 Tetapi sekarang kita telah dibebaskan dari hukum Taurat, sebab kita telah mati bagi dia, yang mengurung kita, sehingga kita sekarang melayani dalam keadaan baru menurut Roh dan bukan dalam keadaan lama menurut huruf hukum Taurat.

Efesus 4:22-24
Menyatakan Pakaian kita yang lama yaitu hidup kita yang dahulu yang kemudian disempurnakan dengan manusia baru

4:22    yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
4:23    supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
4:24    dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Terdapat satu hal menarik yang sering dijadikan landasan menolak paham reinkarnasi yaitu Ibrani 9:27 "Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi."

Alkitab adalah Kitab Suci orang Kristen , sebagai orang Kristen kita seharusnya percaya semua yang ada pada alkitab itu sendiri, bukan dengar omongan siapa-siapa!

"Lahir baru" ataupun "Lahir kembali" bagi orang Kristen kebanyakan di kaitkan dengan kehidupan yang ada pada sekarang yaitu dari seorang yang Kristen asal-asalan ataupun bukan Kristen (non Christian) menjadi orang yang betul-betul percaya lagi pada Tuhan melalui Kekristenan/imannya yang kemudian disebut lahir baru, tetapi apakah kita sadari sebenarnya hal-hal mengenai "lahir baru" ini juga menjadi sesuatu yang sebenarnya berhubungan dengan kehidupan kita yang dahulu yaitu disebut Reinkarnasi?



Matius 17:8-13
17:8 Dan ketika mereka mengangkat kepala, mereka tidak melihat seorangpun kecuali Yesus seorang diri.
17:9 Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: "Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati."
17:10 Lalu murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya: "Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?"
17:11 Jawab Yesus: "Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu
17:12 dan Aku berkata kepadamu: Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka."
17:13 Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

Ayat yang ini dengan jelas, Yesus menceritakan bahwa Elia adalah Yohanes pembabtis dan Yesus sendiri langsung menceritakan kepada murid-muridnya.

Artikel ini dibuat hanya untuk lebih membuka wawasan kita sebagai seorang Kristen, yang manakala juga seharusnya kita melihat dan membaca Alkitab sendiri, bukan hanya mendengar penafsiran atau kata Pendeta saja atau kata siapa saja mengenai ajaran itu sendiri, tetapi kita sendiri harus membaca, memahami, meneliti  supaya kita juga semakin percaya pada Tuhan mengenai anugerah lahir kembali untuk supaya kita belajar lagi, supaya kita bisa lebih sempurna dan bisa kembali kepada Tuhan seutuhnya. Baik itu Reinkarnasi ataupun Inkarnasi seharusnya tidak perlu diperdebatkan panjang lebar.

Ada beberapa hal menarik mengenai Reinkarnasi yaitu :
1. Jika kita percaya adanya reinkarnasi : Seharusnya kita bersyukur karena sudah dilahirkan kembali untuk "belajar" lagi, karena berarti pada masa lalu pelajaran kita "kurang benar" sehingga kita lahir kembali untuk belajar agar bisa dekat kepada Tuhan.

2. Jika kita tidak percaya adanya reinkarnasi :Bersyukurlah karena kita harus hidup dengan benar dan percaya bahwa sekarang adalah kesempatan untuk lebih dekat kepada Tuhan. Karena hidup sekarang adalah satu-satunya hidup kita untuk lebih percaya lagi kepada Tuhan.

Matius 5:8 Berbahagialah orang yang murni hatinya, karena mereka akan melihat Allah. 
Blessed are the pure in heart, for they shall see God! (Matthew 5:8)

Wednesday, November 10, 2010

The Paradox of Our Age (Time)

 
The paradox of our time in history is that we have taller buildings but shorter tempers; wider freeways, but narrower viewpoints. We spend more, but have less; we buy more, but enjoy less. We have bigger houses and smaller families; more conveniences, but less time. We have more degrees but less sense; more knowledge, but less judgment; more experts, yet more problems; more medicine, but less wellness. 
 
 
We drink too much, smoke too much, spend too recklessly, laugh too little, drive too fast, get too angry, stay up too late, get up too tired, read too little, watch TV too much, and pray too seldom. We have multiplied our possessions, but reduced our values. We talk too much, love too seldom, and hate too often.
 
 
We've learned how to make a living, but not a life. We've added years to life not life to years. We've been all the way to the moon and back, but have trouble crossing the street to meet a new neighbor. We conquered outer space but not inner space. We've done larger things, but not better things.

 
We've cleaned up the air, but polluted the soul. We've conquered the atom, but not our prejudice. We write more, but learn less. We plan more, but accomplish less. We've learned to rush, but not to wait. We build more computers to hold more information, to produce more copies than ever, but we communicate less and less.
 
 
These are the times of fast foods and slow digestion; big men and small character; steep profits and shallow relationships. These are the days of two incomes but more divorce; fancier houses but broken homes. These are days of quick trips, disposable diapers, throwaway morality, one night stands, overweight bodies, and pills that do everything from cheer, to quiet, to kill. It is a time when there is much in the showroom window and nothing in the stockroom. A time when technology can bring this letter to you, and a time when you can choose either to share this insight, or to just hit delete.
 
 
Remember, spend some time with your loved ones, because they are not going to be around forever.
 
 
Remember, spend some time with your loved ones, because they are not going to be around forever.
 
 
Remember to give a warm hug to the one next to you, because that is the only treasure you can give with your heart and it doesn't cost a cent.
 
 
Remember to say "I love you" to your partner and your loved ones, but most of all mean it. A kiss and an embrace will mend hurt when it comes from deep inside of you.
 
 
Remember to hold hands and cherish the moment for someday that person will not be there again.
 
 
Give time to love, give time to speak, and give time to share the precious thoughts in your mind.
 
 
AND ALWAYS REMEMBER: Life is not measured by the number of breaths we take, but by the moments that take our breath away.


By Dr. Bob Moorehead

Dr. Bob Moorehead is former pastor of Seattle's Overlake Christian Church. He retired in 1998 after 29 years in that post. The essay appeared in 'Words Aptly Spoken,' Dr. Moorehead's 1995 collection of prayers, homilies, and monologues used in his sermons and radio broadcasts.

"Love Heals All"

The above article is clearly inspired by the poem by The Dalai Lama...

The Paradox of Our Age
We have bigger houses but smaller families;
More conveniences, but less time;
We have more degrees, but less sense;
More knowledge, but less judgment;
More experts, but more problems;
More medicines, but less healthiness;
We've been all the way to the moon and back, but have trouble crossing the street to meet the new neighbor.
We build more computers to hold more information to produce more copies than ever but have less communication.
We have become long on quantity, but short on quality.
These are times of fast foods but slow digestion;
Tall man but short character;
Steep profits but shallow relationships.
It's a time when there is much in the window, but nothing in the room.

Monday, October 04, 2010

Hati untuk meingat dan lebih dekat kepada Tuhan

”Orang-orang yang beriman dan Hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah-lah Hati menjadi tentram.” (Hadits Quran)

Berbahagialah orang yang Suci Hatinya, karena mereka akan melihat Allah. Matius 5:8 (Alkitab)

Hati - Hati

Mereka yang suci hatinya adalah satu-satunya yang bisa mengerti tentang Sumber dan Jalan yang sebenarnya (Buddha)

Orang yang tidak murni hatinya tidak dapat melihat Tuhan. Karena itu, proses pemurnian diri tentu harus diupayakan dalam perjalanan hidup. Dan proses pemurnian diri akan mudah mempengaruhi orang-orang yang ada disekitarnya. (Mahatma Gandhi - Hindu)

Hati yang memancar indah

Ayo mari kita Membuka Hati ; Membersihkan Hati; Memurnikan Hati untuk mengingat Tuhan ; Mengikuti Jalan Kebenaran dan Mengerti Tujuan hidup yang sebenar-benarnya untuk lebih dekat kepada Tuhan.

♥♥♥♥♥
Seperti teratai yang berkembang indah dikolam yang penuh lumpur

Thursday, September 02, 2010

Renungan Indah - W.S. Rendra (yg terakhir)

Puisi ini sungguh indah dan dalam sekali untuk direnungkan.

Renungan Indah - W.S. Rendra (yg terakhir)
Seringkali aku berkata, Ketika semua orang memuji milik-ku

Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Bahwa putraku hanyalah titipan-Nya

Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ???
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ???
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ???
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Angel Of Death (Malaikat Maut)
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah,
Kusebut itu sebagai ujian,
Kusebut itu sebagai petaka,
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita.
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku.


Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas,
dan kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua "derita" adalah hukum bagiku
Treasure (Harta)

Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah,
maka selayaknyalah derita menjauh dariku,
dan nikmat dunia kerap menghampiriku.

Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang,
dan bukan kekasih Kuminta Dia membalas "perlakuan baikku",
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku


Light of True Source (Kasih)

Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan,
hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
"Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja"....

Enlightenment (Pencerahan)
(Puisi terakhir Rendra yang dituliskannya di atas tempat tidur Rumah Sakit)
W.S. Rendra (Sang Mastro)
Profile W.S. Rendra : http://id.wikipedia.org/wiki/W._S._Rendra
Sumber : Alumni_Tummo